Call Image

085228926767

roy_alminfa@yahoo.co.id

Location Image

Jl. Gajah No.20 Tahunan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta

Time Image

08:00 AM

04:00 PM

Bupati Klaten di Tetapkan Tersangka Kasus Suap

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN – Asisten Bidang Adminitrasi Sekretariat Daerah Klaten, Sri Winoto, mengakui terkuaknya kasus dugaan korupsi oleh Bupati Klaten, Sri Hartini, membuat kerja Pemkab Klaten mandek.

Hal ini mengingat mulai tahun 2017 seharusnya sudah berjalan OPD baru, sementara saat ini belum ada legalitas SOTK lantaran belum dikukuhkan dan dilantiknya pejabat struktural.

“Sehingga mau tidak mau harus dilakukan pengukuhandan pelantikan terlebih dahulu,” katanya saat dihubungi, Senin (2/1/2017).

Namun sebelum itu, Pemkab Klaten masih menunggu turunnya rekomendasi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Klaten oleh Menteri Dalam Negeri.

Meski sudah berkoordinasi, tetapi putusan resmi belum juga turun.

“Harapan kami bisa segera. Paling tidak tanggal 3 Januari sudah ada yang ditunjuk,” ungkapnya.

Ia menjelaskan keberadaan Plt Bupati tersebut merupakan kebutuhan yang mendesak. Pasalnya hal tersebut berkaitan dengan pengambilan kebijakan dan berjalannya organisasi Pemkab Klaten.

“Kinerja organisasi harus tetap berjalan seperti biasanya. Pelayanan publik juga jd prioritas namun tidak boleh terpengaruh kondisi yang terjadi saat ini. Situasi ini jangan sampai melemahkan organisasi, namun jujstru jadi pengalaman agar lebih baik lagi,” kata dia.

Winoto mengatakan saat ini tampuk kepemimpinan berada di tangan Wakil Bupati Klaten, Sri Mulyani meski segala wewenang dan tugas Bupati belum dijalankan secara keseluruhan.

Namun bila penunjukkan Plt Bupati tak kunjung turun, merujuk UU 23 tahun 2014 dan UU 30 tahun 2014, Wakil Bupati dapat menjalankan tugas dan wewenang Bupati.

“Untuk saat ini prioritasnya adalah pengukuhan pejabat struktural, segera mungkin dilakukan dalam pekan ini. Tapi untuk pelantikan nanti dulu. Kalau pengukuhan kan bisa dilakukan oleh Wabup,” paparnya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat